Selasa, 22 Juli 2008

GAYA SEHAT

Meningkatkan Percaya Diri Gaya Wiwiek Irchamni
Bagi-Bagi Ilmu Jadi Resep Awet Muda

Wiwiek Irchamni memilih menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar dalam mengisi hari-harinya. Dia berbagi ilmu dan pengalaman dengan ibu-ibu lain. Berlatar belakang pelaku dunia entertainment, wanita 61 tahun itu kerap mengajarkan banyak hal tentang kecantikan serta kepribadian.

"Pada 1977 hingga 2000, saya pernah terjun di dunia perfilman dan sinetron Indonesia," jelas wanita yang pernah terlibat dalam sinetron Badai Pasti Berlalu itu. Dari situ, Wiwiek belajar banyak hal, termasuk kecantikan dan kepribadian. Untuk menambah ilmu, dia tak segan-segan kembali belajar. "Saya mengikuti ujian negara untuk bidang kecantikan," kata wanita kelahiran 17 September 1947 itu.

Di samping itu, dia bergabung dengan Himpunan Ratna Busana, sebuah organisasi yang mewadahi pencinta dan pelestari budaya, khususnya busana nasional Indonesia. "Saya masuk Himpunan Ratna Busana pada 1984," ujarnya. Wiwiek mengaku mendapatkan banyak hal. Mulai cara bersikap, merias diri, hingga berpakaian nasional yang tepat.

Di antara banyak ilmu yang didapat, humas Himpunan Ratna Busana tersebut ingin berbagi dengan wanita seusianya. Sebab, menurut ibu tiga anak itu, warga evergreen, khususnya wanita, membutuhkan pembelajaran tentang kecantikan dan kepribadian. "Masih banyak ibu-ibu yang merasa kurang percaya diri. Beberapa dari mereka bahkan tidak begitu peduli dengan kecantikan," ungkapnya.

Hal itu, lanjut wanita yang telah menjadi single parent selama 20 tahun tersebut, harus diubah. Warga evergreen, bagi Wiwiek, harus bisa mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. "Bisa diisi dengan melakukan hal-hal yang disukai. Yang suka olahraga ya berolahraga. Yang suka kecantikan ya bisa kursus kecantikan. Pokoknya, tidak menganggur," tegasnya.

Apa saja ilmu yang dibagikan Wiwiek? "Saya memberikan kursus singkat tentang kepribadian, cara merias diri yang benar sesuai usia, teknik berbusana atau berkain (mengenakan kain panjang, Red) yang benar, tata cara makan (table manner), hingga tata jalan," ungkapnya.

Dia menambahkan, wanita lansia harus bisa mengembangkan kelebihan pada diri mereka sekaligus mengurangi kekurangan yang ada. "Itu salah satu kegunaan belajar tentang kepribadian," imbuhnya.

Dalam sebulan, wanita yang juga berprofesi sebagai perias pengantin itu bisa mendapatkan job untuk mengajar di sejumlah instansi hingga puluhan kali. "Sebenarnya, itu hanya hobi. Sebab, saya suka melakukannya. Jadi, tidak ngoyo menarget diri harus mengajar berapa kali dalam sebulan," kata wanita yang juga pernah berakting dalam film layar lebar Inem Pelayan Seksi 2 itu.

Selain mengajar tentang kepribadian dan kecantikan, Wiwiek merupakan koreografer fashion show. Sejak 2000, dia banyak berkecimpung di dunia fashion. Setiap kali Himpunan Ratna Busana mengadakan peragaan busana, wanita asli Ponorogo itu selalu ditunjuk sebagai koreografer panggung. Tidak jarang, Wiwiek mendobel. "Kadang, saya juga ikut lenggak-lenggok di atas panggung, selain jadi koreografer," ujarnya.

Anak-anak juga menjadi perhatian wanita yang gemar tampil modis itu. Beberapa even seperti Cak dan Ning Cilik kerap menjadi asuhannya. "Saya suka melatih anak-anak. Sebab, banyak sekali tantangannya. Ada yang begitu diajarkan langsung bisa, ada juga yang ngambek dulu," tuturnya sambil tersenyum.

Menurut Wiwiek, seabrek kegiatan itu membuatnya menikmati hidup di usia senja. "Saya belajar banyak hal dari orang-orang yang saya ajar maupun temui. Daripada bengong di rumah, saya lebih suka ketemu orang-orang dan berbagi ilmu dengan mereka. Bisa bikin awet muda," ujarnya. (ken/tia
sumber : www.jawapos.com

Tidak ada komentar: