Perkembangan Model Atom
Definisi awal tentang konsep atom berlangsung > 2000 thn. Dulu atom dianggap sebagai bola keras sedangkan sekarang atom dianggap sebagai awan materi yang kompleks. Dibawah ini akan dipaparkan konsep Yunani tentang atom:
1. Pandangan filosof Yunani
Atom adalah Konsep kemampuan untuk dipecah yg tiada berakhir
2. Leucippus (Abad ke-5 SM)
Ada batas kemampuan untuk dibagi, sehingga harus ada bagian yang tidak dapat dibagi lagi
3. Democritus (380-470 SM)
A: tidak, tomos: dibagi. Jadi atom adalah partikel yang tidak dapat dibagi lagi. Atom setiap unsur memilki bentuk & ukuran yang berbeda.
4. Lucretius
Sifat atom suatu bahan dalam “On the Nature of Things”
Perkembangan Model Atom Secara Ilmiah
Pengembangan konsep atom-atom secara ilmiah dimulai oleh John Dalton (1805), kemudian dilanjutkan oleh Thomson (1897), Rutherford (1911) dan disempurnakan oleh Bohr (1914). Setelah model atom Bohr, Heisenberg mengajukan model atom yang lebih dikenal dengan model atom mekanika gelombang atau model atom modern.
Hasil eksperimen yang memperkuat konsep atom ini menghasilkan gambaran mengenai susunan partikel-partikel
Sabtu, 26 Juli 2008
Jumat, 25 Juli 2008
ANDREA HIRATA

buat kamupara remaja yang merasa hidupmu ngk berarti dan ngk asyik kamu seharusnya baca nih novel karya ANDREA HIRATA yang menceritakan 10 anak melayu belitong dalam menempuh pendidikan yang tak pernah menyerah walau nasib tak berpihak pada mereka
sumber gambar : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Laskar_pelangi_sampul.jpg
MIDORY IS A TOMBOY

ini komik yang lagi aku gandrungin soalnya nih komik penuh dengan nuansa girly abisss and ngak lepas dari unsur romance so pasti semua suka sama komik MIDORY IS A TOMBOY atau bahasa jepangnya UWASA NO MIDORI KUN sukses deh buat IKEYAMADA GO komikus satu ini memang top abieeeessss
sumber : http://www.play-asia.com/
INUZUKA KIBA
Selasa, 22 Juli 2008
tokoh palig dibenci di HARRY POTTER

1. umbrige : gila, kok ada ya manusia sekejam dia? dan anehnya dia kok bisa nyiptain patronus ya? padahal kan patronus bisa dibuat kalau ada hal positif, emang dia punya hal positif ya? atau waktu ngebuat patronus yang diabayangin sama dia itu ketika menyiksa orang gila tuh orang
ugh,...
rasa-rasanya mau deh ngubah dia jadi kodok biar ngk bisa balik jadi manusia sebel banget biar dia tahu rasanya, kalau perlu masukin nagini ke aquarium itu sekalian!!!
2. percy : duh ini anak durhaka banget! padahal udah jelas-jelas orang tuanya benar, tapi dengan soknya masih ga mau ngaku salah, kok bisa ya dia ga punya hati?.padahal ortunya dah besarin dia iiiiii dasar anak ngk tahu aturan
3. mundungus: BT aja sama nih orang, menurut aku sih dia lebih rendah dari wormtail (atau sederajat ya?) nyebelin, ga bisa diandelin, pencuri,dll
sumber gambar : http://i151.photobucket.com/albums/s148/amanatia/img_big.jpg
HARRY POTTER (IHP)

Milis IHP Komunitas Penggemar Harry Potter di Indonesia Milis IHP (Mailing-List Indo Harry Potter) merupakan komunitas penggemar Harry Potter terbesar di Indonesia. Kegiatan Milis IHP terbagi antara kegiatan di online dan offline dengan pembahasan utama buku dan film Harry Potter. Di online, selain berdiskusi juga banyak games dan kompetisi yang dibuat misalnya kompetisi menulis "Surat untuk Harry Potter", Tes OWL, NEWT, dan HP13. Di Offline berbagai games dan workshop yang inspirasinya dari cerita Harry Potter itu sendiri seperti. Games antara lain Quidditch, Duel Mantra, Finding Horcruxes, Tarot, Tes OWL, Astronomi, Balap Sapu Terbang, Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, Hogwarts Choir, dsb. Workshop yang pernah dibuat antara lain Anagram, Arithmancy, dan Trading Card Game. Milis IHP juga membuka stand merchandise Toko Kelontong Sihir (http://www.kelontongsihir.com) di acara Offline.
harry potter
GAYA SEHAT
Meningkatkan Percaya Diri Gaya Wiwiek Irchamni
Bagi-Bagi Ilmu Jadi Resep Awet Muda
Wiwiek Irchamni memilih menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar dalam mengisi hari-harinya. Dia berbagi ilmu dan pengalaman dengan ibu-ibu lain. Berlatar belakang pelaku dunia entertainment, wanita 61 tahun itu kerap mengajarkan banyak hal tentang kecantikan serta kepribadian.
"Pada 1977 hingga 2000, saya pernah terjun di dunia perfilman dan sinetron Indonesia," jelas wanita yang pernah terlibat dalam sinetron Badai Pasti Berlalu itu. Dari situ, Wiwiek belajar banyak hal, termasuk kecantikan dan kepribadian. Untuk menambah ilmu, dia tak segan-segan kembali belajar. "Saya mengikuti ujian negara untuk bidang kecantikan," kata wanita kelahiran 17 September 1947 itu.
Di samping itu, dia bergabung dengan Himpunan Ratna Busana, sebuah organisasi yang mewadahi pencinta dan pelestari budaya, khususnya busana nasional Indonesia. "Saya masuk Himpunan Ratna Busana pada 1984," ujarnya. Wiwiek mengaku mendapatkan banyak hal. Mulai cara bersikap, merias diri, hingga berpakaian nasional yang tepat.
Di antara banyak ilmu yang didapat, humas Himpunan Ratna Busana tersebut ingin berbagi dengan wanita seusianya. Sebab, menurut ibu tiga anak itu, warga evergreen, khususnya wanita, membutuhkan pembelajaran tentang kecantikan dan kepribadian. "Masih banyak ibu-ibu yang merasa kurang percaya diri. Beberapa dari mereka bahkan tidak begitu peduli dengan kecantikan," ungkapnya.
Hal itu, lanjut wanita yang telah menjadi single parent selama 20 tahun tersebut, harus diubah. Warga evergreen, bagi Wiwiek, harus bisa mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. "Bisa diisi dengan melakukan hal-hal yang disukai. Yang suka olahraga ya berolahraga. Yang suka kecantikan ya bisa kursus kecantikan. Pokoknya, tidak menganggur," tegasnya.
Apa saja ilmu yang dibagikan Wiwiek? "Saya memberikan kursus singkat tentang kepribadian, cara merias diri yang benar sesuai usia, teknik berbusana atau berkain (mengenakan kain panjang, Red) yang benar, tata cara makan (table manner), hingga tata jalan," ungkapnya.
Dia menambahkan, wanita lansia harus bisa mengembangkan kelebihan pada diri mereka sekaligus mengurangi kekurangan yang ada. "Itu salah satu kegunaan belajar tentang kepribadian," imbuhnya.
Dalam sebulan, wanita yang juga berprofesi sebagai perias pengantin itu bisa mendapatkan job untuk mengajar di sejumlah instansi hingga puluhan kali. "Sebenarnya, itu hanya hobi. Sebab, saya suka melakukannya. Jadi, tidak ngoyo menarget diri harus mengajar berapa kali dalam sebulan," kata wanita yang juga pernah berakting dalam film layar lebar Inem Pelayan Seksi 2 itu.
Selain mengajar tentang kepribadian dan kecantikan, Wiwiek merupakan koreografer fashion show. Sejak 2000, dia banyak berkecimpung di dunia fashion. Setiap kali Himpunan Ratna Busana mengadakan peragaan busana, wanita asli Ponorogo itu selalu ditunjuk sebagai koreografer panggung. Tidak jarang, Wiwiek mendobel. "Kadang, saya juga ikut lenggak-lenggok di atas panggung, selain jadi koreografer," ujarnya.
Anak-anak juga menjadi perhatian wanita yang gemar tampil modis itu. Beberapa even seperti Cak dan Ning Cilik kerap menjadi asuhannya. "Saya suka melatih anak-anak. Sebab, banyak sekali tantangannya. Ada yang begitu diajarkan langsung bisa, ada juga yang ngambek dulu," tuturnya sambil tersenyum.
Menurut Wiwiek, seabrek kegiatan itu membuatnya menikmati hidup di usia senja. "Saya belajar banyak hal dari orang-orang yang saya ajar maupun temui. Daripada bengong di rumah, saya lebih suka ketemu orang-orang dan berbagi ilmu dengan mereka. Bisa bikin awet muda," ujarnya. (ken/tia
sumber : www.jawapos.com
Bagi-Bagi Ilmu Jadi Resep Awet Muda
Wiwiek Irchamni memilih menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar dalam mengisi hari-harinya. Dia berbagi ilmu dan pengalaman dengan ibu-ibu lain. Berlatar belakang pelaku dunia entertainment, wanita 61 tahun itu kerap mengajarkan banyak hal tentang kecantikan serta kepribadian.
"Pada 1977 hingga 2000, saya pernah terjun di dunia perfilman dan sinetron Indonesia," jelas wanita yang pernah terlibat dalam sinetron Badai Pasti Berlalu itu. Dari situ, Wiwiek belajar banyak hal, termasuk kecantikan dan kepribadian. Untuk menambah ilmu, dia tak segan-segan kembali belajar. "Saya mengikuti ujian negara untuk bidang kecantikan," kata wanita kelahiran 17 September 1947 itu.
Di samping itu, dia bergabung dengan Himpunan Ratna Busana, sebuah organisasi yang mewadahi pencinta dan pelestari budaya, khususnya busana nasional Indonesia. "Saya masuk Himpunan Ratna Busana pada 1984," ujarnya. Wiwiek mengaku mendapatkan banyak hal. Mulai cara bersikap, merias diri, hingga berpakaian nasional yang tepat.
Di antara banyak ilmu yang didapat, humas Himpunan Ratna Busana tersebut ingin berbagi dengan wanita seusianya. Sebab, menurut ibu tiga anak itu, warga evergreen, khususnya wanita, membutuhkan pembelajaran tentang kecantikan dan kepribadian. "Masih banyak ibu-ibu yang merasa kurang percaya diri. Beberapa dari mereka bahkan tidak begitu peduli dengan kecantikan," ungkapnya.
Hal itu, lanjut wanita yang telah menjadi single parent selama 20 tahun tersebut, harus diubah. Warga evergreen, bagi Wiwiek, harus bisa mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. "Bisa diisi dengan melakukan hal-hal yang disukai. Yang suka olahraga ya berolahraga. Yang suka kecantikan ya bisa kursus kecantikan. Pokoknya, tidak menganggur," tegasnya.
Apa saja ilmu yang dibagikan Wiwiek? "Saya memberikan kursus singkat tentang kepribadian, cara merias diri yang benar sesuai usia, teknik berbusana atau berkain (mengenakan kain panjang, Red) yang benar, tata cara makan (table manner), hingga tata jalan," ungkapnya.
Dia menambahkan, wanita lansia harus bisa mengembangkan kelebihan pada diri mereka sekaligus mengurangi kekurangan yang ada. "Itu salah satu kegunaan belajar tentang kepribadian," imbuhnya.
Dalam sebulan, wanita yang juga berprofesi sebagai perias pengantin itu bisa mendapatkan job untuk mengajar di sejumlah instansi hingga puluhan kali. "Sebenarnya, itu hanya hobi. Sebab, saya suka melakukannya. Jadi, tidak ngoyo menarget diri harus mengajar berapa kali dalam sebulan," kata wanita yang juga pernah berakting dalam film layar lebar Inem Pelayan Seksi 2 itu.
Selain mengajar tentang kepribadian dan kecantikan, Wiwiek merupakan koreografer fashion show. Sejak 2000, dia banyak berkecimpung di dunia fashion. Setiap kali Himpunan Ratna Busana mengadakan peragaan busana, wanita asli Ponorogo itu selalu ditunjuk sebagai koreografer panggung. Tidak jarang, Wiwiek mendobel. "Kadang, saya juga ikut lenggak-lenggok di atas panggung, selain jadi koreografer," ujarnya.
Anak-anak juga menjadi perhatian wanita yang gemar tampil modis itu. Beberapa even seperti Cak dan Ning Cilik kerap menjadi asuhannya. "Saya suka melatih anak-anak. Sebab, banyak sekali tantangannya. Ada yang begitu diajarkan langsung bisa, ada juga yang ngambek dulu," tuturnya sambil tersenyum.
Menurut Wiwiek, seabrek kegiatan itu membuatnya menikmati hidup di usia senja. "Saya belajar banyak hal dari orang-orang yang saya ajar maupun temui. Daripada bengong di rumah, saya lebih suka ketemu orang-orang dan berbagi ilmu dengan mereka. Bisa bikin awet muda," ujarnya. (ken/tia
sumber : www.jawapos.com
Minggu, 20 Juli 2008
CERITA SMPKU
Sabtu, 19 Juli 2008
THIS IS ME
Langganan:
Postingan (Atom)





